Di era serba digital kayak sekarang, layanan Buy Now Pay Later alias Paylater sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari banyak orang di Indonesia. Mau belanja online, pesan makanan, beli gadget, sampai bayar tiket, semuanya bisa “gesek dulu, bayar belakangan”. Praktis? Jelas. Ngebantu pas dompet tipis? Banget.
Tapi di balik kemudahannya, Paylater juga menyimpan risiko yang sering diremehkan: keamanan data pribadi. Banyak pengguna fokus ke limit dan cicilan, tapi lupa satu hal penting data diri yang kita serahkan itu super sensitif.
Belakangan ini, kasus pencurian identitas makin sering terjadi. Bukan cuma soal uang yang hilang, tapi tagihan misterius muncul, akun dibajak, bahkan ada pinjaman lain yang diajukan atas nama kita tanpa izin. Semua itu bisa berawal dari satu celah kecil: kelalaian menjaga data saat pakai Paylater.
Supaya pengalaman “beli sekarang, bayar nanti” tetap nyaman dan nggak berubah jadi mimpi buruk finansial, yuk bahas bareng cara-cara aman melindungi akun dan data pribadi kamu.
Kenalan Dulu Sama Ancaman Nyata di Dunia Digital
Banyak orang mengira peretasan itu selalu melibatkan hacker jenius yang menembus sistem perusahaan besar. Padahal kenyataannya, celah paling lemah justru ada di pengguna.
Penipu sekarang lebih sering pakai cara manipulasi psikologis. Mereka nggak perlu jebol server, cukup bikin kamu panik, percaya, atau tergiur. Begitu lengah, data pun pindah tangan.
Dalam konteks Paylater, modus yang sering dipakai antara lain:
- Akun diklaim bermasalah
- Limit disebut bisa naik instan
- Ada transaksi mencurigakan palsu
- Hadiah atau cashback fiktif
Target akhirnya cuma satu: data login dan kode verifikasi.
- Phishing: Musuh Paling Licik Pengguna Paylater
Phishing adalah teknik penipuan yang paling sering menjebak pengguna Paylater. Biasanya lewat WhatsApp, SMS, email, atau bahkan DM media sosial.
Ciri-ciri Phishing yang Perlu Kamu Waspadai
- Nomor pengirim tidak resmi
- Bahasa terkesan mendesak atau mengancam
- Ada tautan yang harus diklik segera
- Minta OTP, PIN, atau password
Pesannya sering dibuat sangat meyakinkan, bahkan pakai logo dan nama brand terkenal. Sekilas terlihat asli, padahal jebakan.
Cara Aman Menghindarinya
- Jangan klik link sembarangan
- Abaikan pesan yang minta data sensitif
- Jangan percaya CS yang menghubungi duluan
- Cek langsung lewat aplikasi resmi Paylater
Ingat, layanan resmi tidak pernah minta OTP lewat chat atau telepon. Kalau ada yang begitu, hampir pasti penipuan.
- Jangan Malas Aktifkan Keamanan Berlapis
Masih pakai password tanggal lahir? Atau kombinasi nama dan angka? Kalau iya, itu undangan terbuka buat penjahat digital.
Aplikasi Paylater sebenarnya sudah menyediakan fitur keamanan yang cukup canggih, tapi sering diabaikan karena dianggap ribet.
Fitur Keamanan yang Wajib Aktif
- Login Biometrik
Gunakan sidik jari atau pemindaian wajah. Selain praktis, ini jauh lebih aman daripada password biasa. - Verifikasi Dua Langkah (2FA)
Setiap login dari perangkat baru akan minta kode tambahan. Ini bikin akun Paylater kamu nggak gampang dibobol meski password bocor. - Notifikasi Aktivitas Akun
Aktifkan notifikasi supaya kamu langsung tahu kalau ada login atau transaksi mencurigakan. Sedikit ribet di awal, tapi jauh lebih aman ke depannya. - Jangan Asal Pilih Layanan, Legal Itu Penting
Di Indonesia, masih banyak aplikasi Paylater ilegal yang berkeliaran. Namanya mirip-mirip sama yang resmi, tampilannya juga meyakinkan. Padahal risikonya besar banget.
Kenapa Harus Pilih yang Terdaftar OJK?
- Ada pengawasan hukum
- Perlindungan data lebih jelas
- Mekanisme pengaduan resmi
- Sistem keamanan lebih ketat
Sementara Paylater ilegal sering:
- Mengakses kontak tanpa izin
- Menyalahgunakan data KTP
- Menagih dengan cara intimidatif
- Menjual data ke pihak lain
Sebelum daftar, luangkan waktu buat cek legalitas. Jangan tergiur limit besar atau proses super cepat.
- Biasakan Cek Informasi dari Aplikasi, Bukan Pesan
Sekarang ini, suara bisa dipalsukan, chat bisa direkayasa, bahkan wajah bisa dimanipulasi AI. Jadi jangan langsung percaya pesan yang bilang ada masalah di akun Paylater kamu.
Langkah Aman Saat Terima Info Aneh
- Tutup pesan tersebut
- Buka aplikasi Paylater langsung
- Cek notifikasi di dalam aplikasi
- Lihat riwayat transaksi
Kalau memang ada masalah, pasti tercatat resmi di aplikasi. Kalau tidak ada, kemungkinan besar itu penipuan.
- Jaga Jejak Digital Kamu Sehari-hari
Banyak kasus pencurian identitas terjadi bukan karena sistem bocor, tapi karena pengguna sendiri terlalu terbuka.
Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan
- Upload foto KTP ke media sosial
- Share screenshot akun Paylater
- Pamer limit kredit
- Posting tiket perjalanan yang berisi data pribadi
Buat kamu yang aktif di medsos, ini penting banget. Sekali data tersebar, sulit ditarik kembali.
- Hati-hati Pakai WiFi Gratisan
WiFi publik memang menggoda, apalagi di kafe atau tempat umum. Tapi buat urusan finansial, ini salah satu kebiasaan paling berisiko.
Jaringan publik mudah disadap. Kalau kamu login Paylater atau melakukan transaksi, data bisa saja direkam tanpa kamu sadari.
Tips Aman
- Gunakan paket data pribadi
- Hindari login akun keuangan di WiFi umum
- Logout setelah selesai transaksi
Lebih hemat kuota sedikit daripada rugi besar.
- Rutin Pantau Tagihan dan Riwayat Transaksi
Jangan cuma buka aplikasi Paylater pas mau belanja. Biasakan cek:
- Riwayat transaksi
- Total tagihan
- Status cicilan
Kalau ada transaksi yang nggak kamu kenal, segera lapor ke pihak penyedia. Semakin cepat ditangani, semakin kecil dampaknya.
- Kenapa Keamanan Paylater Itu Penting Banget?
Data pribadi sekarang nilainya sangat tinggi. Sekali bocor, efeknya bisa panjang:
- Nama kamu dipakai pinjaman lain
- Skor kredit rusak
- Masuk daftar hitam SLIK OJK
- Repot klarifikasi bertahun-tahun
Padahal semua itu bisa dicegah dengan kebiasaan digital yang lebih waspada saat pakai Paylater.
Jadi Pengguna Cerdas di Era Digital
Paylater itu alat, bukan musuh. Kalau dipakai dengan bijak dan aman, manfaatnya besar. Tapi kalau ceroboh, risikonya juga nggak main-main.
Mulai sekarang:
- Lebih kritis sama pesan masuk
- Aktifkan semua fitur keamanan
- Jaga data pribadi sebaik mungkin
- Pilih layanan yang legal dan terpercaya
Nikmati kemudahan Paylater tanpa harus khawatir data dicuri. Ingat, aman itu bukan soal teknologi doang, tapi juga kebiasaan kita sebagai pengguna.
Baca artikel lainnya
Waspada Computer Vision Syndrome! Mata Sering Perih dan Kepala Pusing!
