Pernah dong, di tengah asyik scroll medsos atau nonton video, tiba-tiba muncul garis-garis di layar ponsel: bisa horizontal, bisa vertikal, bisa acak. Yup itu yang disebut salah satu bentuk masalah “LCD bergaris”. Sebelum buru-buru ke tukang servis, yuk kita kenali dulu kenapa bisa muncul LCD bergaris ini.
Penyebab umum
Beberapa penyebab sering muncul ketika layar ponsel menunjukkan gejala garis atau bayangan di layar:
- Paparan air atau kelembapan. Jika ponsel terkena cipratan air atau kelembapan tinggi, bagian dalam layar bisa rusak atau konektor bisa terganggu.
- Terjatuh atau terbentur: Benturan keras bisa membuat modul layar (LCD) atau konektor longgar, lalu muncul garis-garis pada layar.
- Suhu panas berlebih: Saat ponsel bekerja keras atau pengisian berlebih di kondisi panas, bagian layar bisa terganggu.
- Konektor atau socket internal yang longgar atau rusak: Jadi bukan selalu panelnya yang rusak, bisa hanya sambungan antar modul yang kurang bagus.
- Masalah perangkat lunak (software): Bug sistem, aplikasi yang tidak cocok, atau driver tampilan bisa bikin tampilan layar jadi bermasalah, termasuk muncul garis-garis.
- Usia pakai: Layarnya sudah lama, modulnya mulai aus, atau komponen mulai melemah.
Jadi, ketika layar kamu tiba-tiba menunjukkan garis (atau bayangan), belum tentu harus langsung ganti layer kadang penyebabnya bisa ringan. Namun, kalau terus dibiarkan, bisa makin parah.
Tanda-tanda bahwa memang LCD bergaris
Beberapa indikasi yang bisa muncul:
- Garis horizontal atau vertikal yang muncul di layar dan tak hilang meskipun restart.
- Garis yang hanya muncul pada tampilan layar langsung (fisik), sementara screenshot tidak memperlihatkan garis tersebut. Jika screenshot bersih, berarti kemungkinan besar kerusakan hardware (layar atau konektor) bukan software.
- Layar tampak berkedip, muncul bayangan (ghosting), warna-warna tidak normal di area tertentu.
- Garis muncul setelah ponsel terbentur, terkena air, atau panas berlebih.
- Garis muncul setelah update sistem atau penginstalan aplikasi baru, lalu muncul setelah itu.
10 Langkah Mengatasi LCD Bergaris
Berikut 10 langkah yang bisa kamu coba dulu sebelum memutuskan untuk ganti layar atau ke servis. Lakukan dari yang paling mudah hingga yang agak teknis.
- Restart ponsel
Hal paling simpel: matikan lalu nyalakan ulang. Banyak masalah software ringan atau glitch yang bisa hilang dengan ini. - Gunakan Safe Mode (Mode Aman)
Untuk Android: tahan tombol power → ketika opsi muncul, tekan lama “Power off” hingga muncul opsi reboot ke Safe Mode. Jika di mode ini garis hilang, kemungkinan aplikasi pihak ketiga yang menyebabkan. - Periksa update perangkat lunak
Buka pengaturan → Sistem → Pembaruan perangkat lunak. Jika ada, segera update. Karena bug sistem bisa jadi penyebab layar bergaris. - Tekan lembut area layar yang bermasalah (jika aman dilakukan)
Matikan ponsel. Letakkan kain lembut di atas layar. Tekan perlahan area yang muncul garisnya jika garis menghilang atau berubah, bisa jadi koneksi internal layar agak longgar. Tapi perlu hati-hati karena bisa memperparah kerusakan. - Dinginkan ponsel (atau matikan dulu jika terlalu panas)
Jika ponsel terasa panas atau muncul garis setelah penggunaan berat, istirahatkan ponsel. Lepas casing, letakkan di tempat sejuk (bukan dibawah sinar matahari). Karena suhu tinggi bisa bikin ikon atau garis muncul. - Hapus cache atau data aplikasi yang mencurigakan
Masuk ke Pengaturan → Aplikasi → pilih aplikasi yang baru di-install → Hapus cache atau uninstall. Atau bisa juga clear system cache (jika tersedia). Karena aplikasi bermasalah bisa “mengacaukan” tampilan. - Reset ke setelan pabrik (Factory Reset)
Jika semua cara di atas gagal dan kamu curiga memang software yang jadi penyebabnya, backup dulu data penting lalu lakukan reset pabrik. Setelah reset, periksa apakah garis hilang. - Periksa apakah ponsel terkena air atau kelembapan
Jika ada kemungkinan ponsel terkena air (termasuk embun atau kelembapan tinggi), keringkan. Letakkan di tempat kering, jangan charge terlebih dahulu jika masih lembap. Karena air bisa mengundang kerusakan konektor layar. - Periksa sambungan konektor layar (jika kamu mau buka sendiri atau bawa ke teknisi)
Jika kamu cukup paham atau mau ke teknisi: buka casing, periksa kabel fleksibel (flex cable) layar dan sambungannya. Jika longgar atau ada korosi, harus diperbaiki atau diganti. Karena sering kali “LCD bergaris” berasal dari konektor yang kurang baik. - Kunjungi pusat layanan profesional / ganti layar jika memang hardware rusak
Jika setelah semua langkah di atas garis masih muncul, kemungkinan besar modul LCD memang rusak atau sudah retak/pecah, atau konektor rusak parah. Maka langkah terakhir adalah ke tempat servis resmi untuk ganti layar atau perbaikan hardware.
Tips untuk Mencegah LCD Bergaris
Selain mengatasi ketika sudah muncul, ada baiknya kita juga mencegah supaya layar ponsel tidak mudah bergaris. Beberapa tipsnya:
- Gunakan casing yang cukup melindungi, serta pelindung layar yang baik agar benturan minimal.
- Hindari penggunaan ponsel dalam kondisi terlalu panas (misalnya di atas kasur, di bawah sinar matahari langsung, atau game/rekam video terus-menerus tanpa istirahat).
- Usahakan ponsel tidak sering terkena air atau kelembapan tinggi. Walaupun banyak ponsel sekarang “tahan air”, tetap jangan coba uji coba sembarangan.
- Jangan meletakkan benda berat di atas ponsel atau menempatkan ponsel di tempat yang bisa tertindih. Tekanan kuat bisa menyebabkan layar bergaris.
- Rutin perbarui sistem operasi dan aplikasi agar bug atau glitch yang bisa menyebabkan masalah tampilan bisa diminimalkan.
- Jika ponsel sudah agak lama dan layarnya sudah mulai menunjukkan tanda-tanda (misalnya sedikit bayangan atau garis tipis), jangan tunggu makin parah segera lakukan langkah pemeriksaan agar tidak jadi lebih besar.
Kenapa kadang harus diganti layar, meskipun sudah melakukan langkah di atas?
Karena, munculnya LCD bergaris bisa berasal dari kerusakan hardware yang tak bisa diatasi hanya dengan software atau trik sederhana. Misalnya:
- Panel LCD retak di bagian dalam (meskipun kaca depan tidak pecah terlihat dari luar).
- Sub-piksel (bagian kecil di layar yang menghasilkan warna) ada yang mati atau short circuit.
- Konektor utama ke motherboard rusak parah atau ada kerusakan pada IC pengontrol layar.
- Kerusakan akibat tumbukan keras atau air merusak struktur internal layar secara permanen.
Situs-situs teknologi menyebut bahwa walaupun banyak kasus bisa diatasi sendiri, tetap ada sebagian kasus yang memang harus servis atau penggantian unit layar.
Kesimpulan
Masalah LCD bergaris di ponsel memang cukup menyebalkan bisa mengganggu aktivitas scrolling, nonton, ataupun penggunaan sehari-hari. Namun, belum tentu langsung berarti “ganti layar mahal”. Banyak kasus bisa diperbaiki sendiri dengan langkah-langkah sederhana: restart, safe mode, update software, tekan lembut, dinginkan ponsel, dll.
Tapi, jika setelah semua dicek dan garis masih muncul, sudah muncul bayangan permanen, atau kondisi ponsel pernah terjatuh/terkena air maka besar kemungkinan hardware yang rusak, dan perlu layanan profesional.
Jadi, ketika kamu melihat layar ponselmu tampil dengan garis-garis, jangan langsung panik. Coba dulu langkah-langkah di atas. Jika berhasil ya bagus, jika belum ya berarti waktunya servis.
Baca artikel lainnya

