Samsung

Gebrakan Samsung, TV Micro RGB 130 Inci di CES 2026

Pameran teknologi CES 2026 kembali jadi ajang unjuk gigi berbagai brand besar dunia. Tapi dari sekian banyak produk futuristik yang dipamerkan, ada satu perangkat yang langsung mencuri perhatian: TV Micro RGB 130 inci. Televisi super besar ini bukan cuma soal ukuran layar, tapi juga membawa teknologi pencahayaan generasi terbaru yang diklaim mampu mendefinisikan ulang standar TV premium global. Lewat produk ini, Samsung seolah ingin menegaskan posisinya sebagai pionir inovasi layar. Bukan sekadar menaikkan resolusi atau menambah fitur pintar, tapi benar-benar menghadirkan pendekatan baru dalam kualitas gambar, desain, dan pengalaman menonton secara keseluruhan.

TV ini disebut-sebut sebagai televisi Micro RGB terbesar sekaligus yang pertama di dunia. Klaim tersebut tentu bukan tanpa alasan, karena teknologi yang diusung berbeda jauh dari sistem lampu latar TV konvensional yang selama ini kita kenal.

Apa Itu TV Micro RGB dan Kenapa Penting?

Kalau biasanya TV LED atau QLED menggunakan lampu latar putih, teknologi Micro RGB bekerja dengan cara yang jauh lebih canggih. Di balik panel layarnya, terdapat jutaan LED mikro berwarna merah, hijau, dan biru yang ukurannya kurang dari 100 mikrometer. LED ini disusun sangat rapat dan bisa dikontrol satu per satu secara presisi.

Pendekatan ini membuat warna yang dihasilkan jauh lebih akurat karena cahaya tidak lagi “dipaksa” lewat filter warna seperti pada TV biasa. Setiap warna dasar dipancarkan langsung dari sumbernya. Hasilnya? Warna terlihat lebih hidup, gradasi lebih halus, dan kontras meningkat signifikan.

Menurut berbagai sumber teknologi, Micro RGB dipandang sebagai salah satu terobosan paling penting dalam evolusi layar modern. Karena itulah Samsung menempatkan teknologi ini sebagai fondasi baru untuk TV kelas atas mereka.

Ukuran 130 Inci yang Benar-Benar Serius

Ukuran layar 130 inci jelas bukan main-main. Ini bukan TV yang ditujukan untuk kamar tidur atau ruang keluarga kecil. Televisi ini lebih cocok untuk ruang besar, home theater pribadi, atau hunian premium dengan konsep open space.

Meski ukurannya raksasa, layar tetap terlihat proporsional berkat desain bingkai yang sangat tipis. Dari kejauhan, tampilannya lebih mirip jendela besar daripada perangkat elektronik. Ini bukan kebetulan, karena pendekatan desainnya memang dibuat agar TV menyatu dengan ruangan, bukan mendominasi.

Lewat produk ini, Samsung seolah ingin mengubah persepsi bahwa TV besar selalu terlihat “berat” secara visual. Justru sebaliknya, TV ini dibuat terasa ringan dan elegan.

Warna Lebih Akurat, Kontras Lebih Dalam

Salah satu keunggulan utama TV Micro RGB 130 inci terletak pada kualitas gambarnya. Dengan LED RGB mikro yang bisa dikontrol secara individual, TV ini mampu menampilkan area terang dan gelap dengan detail tinggi tanpa efek blooming berlebihan.

Teknologi ini memungkinkan pencapaian 100% gamut warna BT.2020, standar warna yang sangat luas dan biasanya hanya bisa dinikmati di perangkat profesional. Buat penonton awam, efeknya terasa langsung: warna kulit lebih natural, langit terlihat lebih nyata, dan detail bayangan tidak tenggelam.

Samsung juga membekali TV ini dengan sertifikasi akurasi warna dari lembaga internasional VDE. Sertifikasi ini memastikan bahwa warna yang tampil di layar benar-benar mendekati referensi aslinya.

AI Jadi Otak di Balik Layar

Bukan Samsung namanya kalau tidak menyematkan kecerdasan buatan. TV Micro RGB 130 inci ini dilengkapi serangkaian teknologi AI yang bekerja di balik layar untuk mengoptimalkan kualitas visual dan audio.

Beberapa fitur andalannya antara lain: Micro RGB AI Engine Pro, yang menganalisis konten secara real-time, Micro RGB Color Booster Pro, untuk meningkatkan akurasi dan volume warna, dan Micro RGB HDR Pro, yang mengatur pencahayaan agar detail tetap terjaga di area terang dan gelap.

AI ini bekerja otomatis tanpa perlu diatur manual oleh pengguna. Mau nonton film, olahraga, atau konten streaming biasa, sistem akan menyesuaikan tampilan agar tetap optimal.

Desain Timeless Frame, TV atau Karya Seni?

Dari sisi desain, TV ini mengusung konsep Timeless Frame, evolusi dari ide Timeless Gallery yang sudah dikembangkan Samsung sejak lebih dari satu dekade lalu. Intinya sederhana: TV tidak hanya berfungsi saat menyala, tapi juga tetap indah saat mati.

Bingkainya dibuat sangat minimalis dengan garis tegas ala arsitektur modern. Saat tidak digunakan, layar bisa menampilkan karya seni atau foto resolusi tinggi sehingga tampil seperti lukisan digital raksasa.

Pendekatan ini menegaskan bahwa TV modern kini bukan sekadar alat hiburan, tapi juga elemen interior yang punya nilai estetika.

Audio yang Menyatu dengan Visual

Ukuran besar tentu menuntut kualitas audio yang seimbang. Untuk itu, sistem suara pada TV Micro RGB 130 inci tidak dibuat terpisah atau sekadar tempelan. Speaker ditanam langsung di bingkai layar sehingga suara terasa datang dari arah gambar.

Samsung menyematkan sistem audio Eclipsa yang dikombinasikan dengan pemrosesan AI. Hasilnya, suara dialog lebih jelas, efek terasa menyebar, dan pengalaman menonton jadi lebih imersif tanpa perlu sound system tambahan.

Buat ruangan besar, ini jelas nilai plus karena kualitas suara tetap konsisten tanpa harus menambah perangkat eksternal.

Glare Free dan Nyaman di Berbagai Kondisi Cahaya

Salah satu tantangan TV besar adalah pantulan cahaya. Tapi masalah ini coba diatasi lewat teknologi Glare Free. Lapisan khusus pada layar membantu mengurangi refleksi dari lampu atau cahaya matahari.

Artinya, TV tetap nyaman ditonton siang hari tanpa harus menggelapkan ruangan sepenuhnya. Ini penting karena TV sebesar ini kemungkinan besar ditempatkan di ruang terbuka dengan pencahayaan alami.

Langkah ini menunjukkan bahwa Samsung tidak hanya fokus pada kualitas gambar di kondisi ideal, tapi juga penggunaan sehari-hari.

Fitur Pintar yang Lebih Personal

TV Micro RGB 130 inci juga jadi etalase terbaru pengembangan Vision AI Companion. Sistem ini memungkinkan interaksi berbasis percakapan, pencarian konten lebih natural, dan rekomendasi yang disesuaikan dengan kebiasaan pengguna.

Beberapa fitur AI unggulan yang disematkan antara lain:

  • AI Football Mode Pro untuk pertandingan olahraga
  • AI Sound Controller Pro yang menyesuaikan audio sesuai konten
  • Live Translate untuk terjemahan real-time

Menariknya, TV ini juga terintegrasi dengan Microsoft Copilot dan Perplexity. Jadi, TV bukan cuma alat nonton, tapi juga pusat informasi dan asisten digital di rumah.

Lewat pendekatan ini, Samsung ingin TV jadi bagian aktif dari ekosistem rumah pintar.

Lebih dari Sekadar TV, Ini Soal Gaya Hidup

Dengan segala teknologi dan desain yang dibawanya, jelas bahwa TV Micro RGB 130 inci bukan ditujukan untuk semua orang. Ini adalah produk lifestyle premium yang menyasar konsumen dengan kebutuhan khusus: kualitas visual terbaik, desain interior kelas atas, dan teknologi mutakhir.

TV ini cocok untuk mereka yang menjadikan rumah sebagai ruang ekspresi, bukan sekadar tempat tinggal. Menonton film, konser, atau pertandingan olahraga terasa seperti pengalaman sinema pribadi.

Di sinilah Samsung mencoba mengaburkan batas antara teknologi dan gaya hidup.

Dampaknya untuk Industri TV Global

Peluncuran TV Micro RGB 130 inci di CES 2026 bukan hanya soal satu produk baru. Ini juga sinyal arah industri layar ke depan. Teknologi Micro RGB berpotensi menjadi standar baru untuk TV premium, menggantikan sistem lampu latar konvensional.

Jika teknologi ini semakin matang dan produksinya lebih efisien, bukan tidak mungkin ke depan kita akan melihat Micro RGB hadir di ukuran yang lebih kecil dan harga yang lebih terjangkau.

Bagi Samsung, ini adalah langkah strategis untuk mempertahankan kepemimpinan di segmen high-end sekaligus membuka jalan bagi inovasi berikutnya.

Soal Harga dan Ketersediaan

Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai harga dan kapan TV ini akan tersedia di pasaran. Namun melihat spesifikasi, ukuran, dan teknologi yang dibawa, bisa dipastikan harganya berada di level sangat premium.

TV ini kemungkinan besar diproduksi terbatas dan ditujukan untuk pasar tertentu. Meski begitu, kehadirannya tetap penting sebagai benchmark teknologi.

Apakah TV Ini Layak Dimiliki?

Jawabannya sangat tergantung kebutuhan dan gaya hidup. Kalau kamu mencari TV biasa untuk hiburan harian, jelas ini bukan pilihan realistis. Tapi jika kamu menginginkan pengalaman visual terbaik, desain yang menyatu dengan interior, serta fitur AI paling mutakhir, TV Micro RGB 130 inci layak disebut investasi.

Dengan pendekatan menyeluruh dari gambar, suara, desain, hingga kecerdasan buatan, Samsung menunjukkan bahwa TV masa depan bukan hanya soal layar lebih besar, tapi pengalaman yang lebih personal dan relevan.

Penutup

TV Micro RGB 130 inci yang dipamerkan di CES 2026 menegaskan satu hal: industri televisi masih terus berevolusi. Lewat teknologi Micro RGB, desain Timeless Frame, dan integrasi AI yang mendalam, Samsung menghadirkan visi baru tentang bagaimana TV seharusnya hadir di rumah modern.

Bukan sekadar alat hiburan, tapi pusat pengalaman, estetika, dan teknologi dalam satu perangkat. Meski belum bisa dinikmati semua orang, kehadiran TV ini memberi gambaran jelas tentang arah masa depan TV premium dunia. Dan satu hal yang pasti, standar TV kelas atas setelah ini tidak akan lagi sama.

Baca artikel lainnya

Misi Roket Antariksa Indonesia: Target Mandiri 2040